Kamis, 28 Agustus 2014

Suami Diam-diam Masih K0munikasi dengan Mantannya, Harus Bagaimana?

Q&A konsultan

Konsultasi Cinta bersama:
Ratih Ibrahim
Psikolog dan Pendiri Conseling and Development Center PT Personal Growth
Twitter @ratihibrahim

Jumat, 29/08/2014 09:30 WIB

img

img


dok. Thinkstock
Jakarta - Dear Ibu Ratih. Saya seorang istri dan juga seorang ibu dari anak usia 18 bulan. Saya ingin curhat tentang suami saya. Kami pacaran tahun 2009, menikah tahun 2011. Sebelum bersama saya, dia mempunyai pacar selama enam tahun. Dia pernah tinggal bersama pacar dan keluarganya karena alasan efisiensi waktu untuk menuju kantor. Setelah itu, pacarnya memutuskannya dan menikah dengan orang lain.

Baru-baru ini suami meminta saya mengecek email dia karena dia ada di luar kota dan kesulitan akses internet. Saya menemukan di emailnya itu ternyata dia masih berhubungan dengan mantannya. Saat melihat ini, saya sedih. Apakah mungkin dia masih selalu memikirkan mantannya ini? Memang, saya mengerti enam tahun bukan waktu yang sebentar. Tapi statusnya saat ini sudah menikah dan mempunyai anak. Apa yang harus saya perbuat?

Mey, 26 Tahun

Jawab:

Mey yang sedang sedih,

Langkah awal dan terutama yang harus kamu lakukan adalah membuang pikiran negatif kamu mengenai suami. Banyak masalah, tidak terkecuali perceraian, berasal dari pikiran buruk dan kecurigaan yang tidak didasari dengan bukti-bukti yang relevan. Kamu harus dapat membersihkan pikiran buruk ini agar lebih bahagia dan mampu bersikap lebih positif terhadap suami dan anak kamu. Ingat, putus dengan kekasih bukan berarti harus bermusuhan dan tidak melakukan komunikasi sama sekali. Sepanjang di email tersebut tidak ada kata-kata romantis dan rayuan, rasanya tidak ada yang salah dengan suami.

Setelah kamu berhasil mengatasi kecurigaan kamu dan berpikir lebih positif, jika kamu mau, kamu boleh menanyakan hal ini kepada suami, yakni mengenai hubungan dia dengan mantannya saat ini. Tapi ingat, pembicaraan ini hanya dapat kamu lakukan dengan pikiran yang jernih dan emosi yang tenang. Jangan sampai rumah tangga kalian menjadi rusak hanya karena kamu sulit menahan rasa cemburu padahal suami tidak bersalah. Demikian saran dari saya.

(eny/eny)

http://detik.feedsportal.com/c/33613/f/656082/s/3df3f61e/l/0Lwolipop0Bdetik0N0Cread0C20A140C0A80C270C1614210C26742620C14650Csuami0Ediam0Ediam0Emasih0Ekomunikasi0Edengan0Emantannya0Eharus0Ebagaimana/story01.htm
jika diwebsite ini anda menemukan artikel dengan informasi dan konten yang salah, tidak akurat, bersifat menyesatkan, bersifat memfitnah, bersifat asusila, mengandung pornografi, bersifat diskriminasi atau rasis mohon untuk berkenan menghubungi kami di sini agar segera kami hapus.
◄ Newer Post Older Post ►
 

© KAWUNGANTEN.COM Powered by Blogger