Jumat, 08 Agustus 2014

Kader G0lkar Mulai *Deklarasi* Jadi Ketum, Aura Ical Dinilai Memudar

Jakarta - Perpecahan internal Golkar soal percepatan penyelenggaraan Munas dan bermunculannya kader yang ingin menjadi ketua umum menandakan aura Aburizal Bakrie semakin memudar. Jika putusan Mahkamah Konstitusi tetap mengakui kemenangan Jokowi-Jusuf Kalla di Pilpres, maka perpecahan Golkar semakin nyata.

"Ical itu semakin memudar karena ada beberapa sebab. Pertama hasil Pileg, kedua Golkar itu tidak punya capres di bawah kepemimpinan Ical. Ketiga, kekalahan Prabowo-Hatta yang diumumkan KPU, empat itu kader berpikir pragmatis yaitu cari posisi aman," ujar pengamat politik dari Centre for Strategic and International Studies (CSIS), Arya Fernandes saat dihubungi detikcom, Jumat (8/8/2014) malam.

Arya mengatakan empat poin tersebut menjadi faktor yang melemahkan posisi Ical. Dia melihat sejauh ini dengan adanya desakan sejumlah pihak tertentu agar Munas dipercepat mempengaruhi kekuatan Ical sebagai ketua umum partai.

Ical dinilai sudah kurang bisa mengontrol internal Golkar. "Pasca putusan MK tidak ada jaminan kalau Golkar bakal tetap ada di koalisi Merah Putih. Apalagi kalau putusan MK memmilih menetapkan Jokowi-JK menang. Posisi tawar di pemerintahan yang menyebabkan posisi tawar mereka penting," sebutnya.

Jika penyelenggaraan Munas terealisasi maka hal tersebut mesti dipengaruhi dari suara mayoritas DPD Tingkat I.

"Tentang Munas ini kan pertarungan antara sosok yang ingin menjadi ketum. Mereka memilih jalan, posisi, dan pertarungan," ujarnya.

Hingga saat ini sudah dua tokoh yang berniat jadi ketum Golkar yakni Agung Laksono dan MS Hidayat.


http://detik.feedsportal.com/c/33613/f/656082/s/3d54e11b/l/0Lnews0Bdetik0N0Cread0C20A140C0A80C0A90C0A70A8490C26574970C15620Ckader0Egolkar0Emulai0Edeklarasi0Ejadi0Eketum0Eaura0Eical0Edinilai0Ememudar/story01.htm
jika diwebsite ini anda menemukan artikel dengan informasi dan konten yang salah, tidak akurat, bersifat menyesatkan, bersifat memfitnah, bersifat asusila, mengandung pornografi, bersifat diskriminasi atau rasis mohon untuk berkenan menghubungi kami di sini agar segera kami hapus.
◄ Newer Post Older Post ►
 

© KAWUNGANTEN.COM Powered by Blogger