Kamis, 07 Agustus 2014

Australia Habiskan Rp 400 T Bangun Jaringan Br0adband Sampai ke Pel0s0k

Jakarta -Indonesia baru akan memulai pembangunan broadband melalui sebuah rencana induk atau masterplan. Dengan rencana tersebut, maka seluruh pelosok Indonesia akan tersambung internet berkecepatan tinggi.

Ilham Habibie, Ketua Tim Pelaksana Dewan Teknologi Informasi dan Komunikasi Nasional (Detiknas) menuturkan, rencana tersebut masih sangat umum. Bahkan untuk anggaran yang dibutuhkan dalam pembangunannya nanti pun masih sangat terbuka.

Akan tetapi, ia mencontohkan di Australia dibutuhkan biaya sebesar 40 miliar dolar Australia (Rp 400 triliun) untuk membangun jaringan broadband. Padahal Negeri Kanguru tersebut punya penduduk 1/10 dari Indonesia dan wilayah mayoritas daratan.

"Untuk membuat pitelebar di Australia itu diperlukan 40 miliar dolar Australia," ujar Ilham di kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Kamis (7/8/2014).

Australia membutuhkan waktu 10 tahun sampai akhirnya pembangunan jaringan broadband selesai. Anggaran tersebut, kata Ilham, sepenuhnya dibiayai oleh pemerintah. "Kalau di Australia itu semuanya dibiayai oleh pemerintah," sebutnya.

Ini akan berbeda dengan Indonesia, karena sulit untuk mengandalkan dana dari APBN. Maka dari itu, untuk pembangunannya akan melibatkan pihak swasta.

"Kalau ada wilayah yang layak secara ekonomi, ini tidak usah dibiayai oleh pemerintah. Sulit untuk mengikuti pola Australia," ucap Ilham.

(mkl/hds)

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!


http://detik.feedsportal.com/c/33613/f/656082/s/3d44ae72/l/0Lfinance0Bdetik0N0Cread0C20A140C0A80C0A70C1529150C26559890C40Caustralia0Ehabiskan0Erp0E40A0A0Et0Ebangun0Ejaringan0Ebroadband0Esampai0Eke0Epelosok/story01.htm
jika diwebsite ini anda menemukan artikel dengan informasi dan konten yang salah, tidak akurat, bersifat menyesatkan, bersifat memfitnah, bersifat asusila, mengandung pornografi, bersifat diskriminasi atau rasis mohon untuk berkenan menghubungi kami di sini agar segera kami hapus.
◄ Newer Post Older Post ►
 

© KAWUNGANTEN.COM Powered by Blogger